Alat ini dibuat pertama kali pada tahun 1590 dan mengalami perkembangan yang pesat sampai saat ini sehingga bisa dikatakan sebagai alat wajib bagi para peneliti bidang Mikrobiologi, Biotek, dan analis bidang Medis dan Kedokteran. Alat ini digunakan untuk melihat benda yang sangat kecil (berukuran mikro) seperti bakteri, virus, jaringan, sel, dan lain-lain. Mikroskop yang sering digunakan untuk riset dasar bisa dilihat pada gambar berikut:
Dari luar memang terlihat sederhana, namun bagian dalamnya sebenarnya sangat rumit dan memiliki banyak lensa yang memungkinkan kita bisa melihat benda sangat kecil dengan perbesaran 40x sampai 100x. Bagian dalam alat ini bisa dilihat pada gambar berikut:
Dalam bidang Bioteknologi Tanaman, mikroskop digunakan untuk melihat jaringan, organ mikro seperti bagian-bagian bunga, sel epidermis, bahkan untuk localization (GFP-fusion protein) baik dengan menggunakan protoplas (sel yang telah dihilangkan dinding selnya), BY2 cells, atau onion epidermal cells.


